Teori Kontrak dan Tindakan Kolektif Teori kontrak dan tindakan kolektif sangat besar peranannya untuk membantu dalam membangun kesetaraan antar pelaku ekonomi. Ketidaksetaraan dapat berwujud dalam posisi daya tawar maupun informasi asimetris. Dalam kegiatan ekonomi biasanya terdapat beberapa pihak yang memeroleh keuntungan di atas beban pihak lain. Kegiatan ekonomi yang seperti tidaklah ideal karena ada pihak yang menjadi korban. Dua teori tersebut dapat digunakan sebagai dasar pembuatan regulasi untuk mencapai kesetaraan antar pelaku ekonomi Teori Kontrak dan Informasi Asimetris Kontrak secara umum menggambarkan kesepakatan satu pelaku untuk melakukan tindakan yang memiliki nilai ekonomi kepada pihak lain, tentunya dengan konsekuensi adanya tindakan balasan atau pembayaran. Dalam kenyataannya, kontrak selalu tidak lengkap karena dua alasan. Pertama, adanya ketidakpastian menyebabkan terbukanya peluang yang cukup besar bagi munculnya contingencies, sehingga hal itu b...