Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Teori Kontrak dan Tindakan Kolektif

Teori Kontrak dan Tindakan Kolektif Teori kontrak dan tindakan kolektif sangat besar peranannya untuk membantu dalam membangun kesetaraan antar pelaku ekonomi. Ketidaksetaraan dapat berwujud dalam posisi daya tawar maupun informasi asimetris. Dalam kegiatan ekonomi biasanya terdapat beberapa pihak yang memeroleh keuntungan di atas beban pihak lain. Kegiatan ekonomi yang seperti tidaklah ideal karena ada pihak yang menjadi korban. Dua teori tersebut dapat digunakan sebagai dasar pembuatan regulasi untuk mencapai kesetaraan antar pelaku ekonomi Teori Kontrak dan Informasi Asimetris Kontrak secara umum menggambarkan kesepakatan satu pelaku untuk melakukan tindakan yang memiliki nilai ekonomi kepada pihak lain, tentunya dengan konsekuensi adanya tindakan balasan atau pembayaran. Dalam kenyataannya, kontrak selalu tidak lengkap karena dua alasan. Pertama, adanya ketidakpastian menyebabkan terbukanya peluang yang cukup besar bagi munculnya contingencies, sehingga hal itu b...

TEORI EKONOMI BIAYA TRANSAKSI

Analisis ekonomi biaya transaksi adalah salah satu alat analisis yang populer di dalam ekonomi kelembagaan. Pengukuran biaya transaksi sering digunakan untuk menentukan efisiensi desain kelembagaan, yaitu bahwa jika dalam suatu kegiatan ekonomi (transaksi) terdapat biaya transaksi yang tinggi, maka kegiatan ekonomi tersebut cenderung tidak efisien secara kelembagaan. Namun, analisis biaya transaksi ini masih memiliki beberapa kelemahan untuk dapat digunakan dalam analisis operasional, yaitu: Secara teoritis belum ada definisi yang tepat untuk menjelaskan biaya transaksi, sehingga timbul banyak cara pandang yang berbeda diantara ahli ekonomi kelembagaan. Setiap kegiatan ekonomi bersifat spesifik, sehingga variabel dan biaya transaksi dari setiap kegiatan ekonomi juga berlaku secara khusus. Pengukuran untuk setiap variabel dan biaya transaksi dalam kegiatan ekonomi sulit untuk dilakukan. Definisi dan Makna Biaya Transaksi        ...

PARADIGMA EKONOMI KELEMBAGAAN

Paradigma , menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah model dalam suatu teori, atau juga bisa berarti kerangka berpikir. Maka, dalam kesempatan ini saya akan membahas kerangka berpikir dari Ilmu Ekonomi Kelembagaan, hal-hal apa yang mendasari berdirinya Paham Ilmu Ekonomi Kelembagaan. Analisis ilmu ekonomi terbagi menjadi 4 hal seperti berikut ini: (i) alokasi sumber daya; (ii) tingkat pertumbuhan kesempatan kerja, pendapatan, produksi, dan harga; (iii) distribusi pendapatan, dan; (iv) struktur kekuasaan. Pendekatan klasik/neoklasik cenderung menggunakan tiga instrumen pertama dalam menganalisis persoalannya, berbeda dengan pendekatan kelembagaan yang cenderung menggunakan instrumen keempat. Ada banyak perbedaan dari mazhab klasik/neoklasik dengan mazhab kelembagaan, salah satunya seperti hal yang telah di atas, contohnya. Adapun perbedaan lain, misalnya, ekonomi neoklasik selalu berusaha menyusun model-model prediktif. Sebagai manusia, tentu kita tidak dapa...